Pentingnya Memilih Skirting untuk Lantai SPC agar Hasil Renovasi Lebih Sempurna

Penerapan skirting untuk lantai SPC

Pentingnya Memilih Skirting untuk Lantai SPC agar Hasil Renovasi Lebih Sempurna

Pemasangan lantai modern kini semakin diminati, namun banyak pemilik rumah yang mengabaikan detail penting setelah lantai terpasang. Salah satu masalah yang paling sering muncul adalah adanya celah kosong yang tidak rapi di antara ujung lantai dan dinding. Tanpa penggunaan skirting untuk lantai SPC yang tepat, ruangan akan terlihat “menggantung” dan tidak memiliki nilai estetika yang tinggi.

Masalah estetika bukan satu-satunya kendala. Celah yang dibiarkan terbuka seringkali menjadi tempat berkumpulnya debu, kotoran, bahkan serangga kecil yang sulit dibersihkan. Artikel ini akan membahas mengapa komponen ini sangat krusial dan bagaimana memilih material yang tepat untuk mengatasi masalah teknis pada pertemuan lantai dan dinding Anda.

Masalah yang Timbul Akibat Pemasangan Lantai Tanpa Skirting

Banyak orang yang baru menyadari pentingnya aksesoris ini setelah proses instalasi selesai. Berikut adalah beberapa masalah klasik yang sering terjadi jika Anda mengabaikan penggunaan skirting untuk lantai SPC:

  1. Celah Ekspansi yang Terlihat Jelas: Lantai SPC membutuhkan jarak sekitar 5-10mm dari dinding saat pemasangan untuk ruang muai-susut. Tanpa penutup, celah ini akan terlihat sangat tidak rapi.
  2. Dinding Bawah Cepat Kotor: Saat mengepel, ujung alat pel yang basah atau kotor seringkali mengenai cat dinding bagian bawah, menyebabkan noda permanen atau cat mengelupas.
  3. Benturan Furnitur: Tanpa adanya pembatas di bagian bawah, kaki furnitur atau penyedot debu dapat langsung menghantam dinding, yang mengakibatkan kerusakan pada permukaan tembok.

Solusi Material Skirting untuk Lantai SPC yang Tahan Lama

Untuk mengatasi masalah di atas, Anda memerlukan material skirting yang memiliki ketahanan serupa dengan lantai SPC itu sendiri. Mengingat SPC adalah material tahan air, maka sangat disarankan untuk menggunakan aksesoris lantai berbahan aluminium agar tidak terjadi kerusakan akibat kelembapan dinding.

1. Skirting Berbahan Polimer/PS

Ini adalah pilihan paling populer karena memiliki fleksibilitas yang baik namun tetap kokoh. Material polimer tahan terhadap air dan rayap, sangat serasi jika dipasangkan dengan lantai SPC. Keunggulannya adalah pilihan motif yang sangat beragam, mulai dari warna polos minimalis hingga tekstur kayu yang identik dengan lantai Anda.

2. Skirting Aluminium

Bagi Anda yang mengusung konsep industrial atau ultra-modern, aluminium adalah solusinya. Material ini memberikan perlindungan paling maksimal terhadap benturan dan kelembapan. Selain itu, profilnya yang tipis memberikan kesan ruangan yang lebih bersih dan tegas.

3. Skirting MDF (Medium Density Fiberboard)

Meski tersedia di pasaran, material ini kurang disarankan untuk area yang sering terpapar air. Namun, jika ruangan Anda memiliki sirkulasi udara yang sangat baik dan kering, MDF bisa menjadi opsi karena harganya yang kompetitif dengan tampilan yang cukup elegan.

Contoh dari skirting untuk lantai SPC

Cara Memilih Ukuran dan Warna Skirting yang Tepat

Memilih skirting untuk lantai SPC tidak boleh asal-asalan agar tidak merusak proporsi ruangan. Berikut adalah panduan singkatnya:

  • Sesuaikan dengan Tinggi Plafon: Untuk ruangan dengan plafon rendah, gunakan skirting dengan tinggi 6-8 cm agar ruangan tidak terlihat semakin pendek. Jika plafon Anda cukup tinggi (di atas 3 meter), Anda bisa menggunakan tinggi 10 cm untuk kesan mewah.
  • Pemilihan Warna: Anda bisa memilih warna yang senada dengan lantai untuk kesan lantai yang lebih luas, atau memilih warna yang senada dengan kusen pintu/jendela untuk memberikan bingkai (framing) yang konsisten pada ruangan.
  • Desain Minimalis: Pilihlah profil skirting yang lurus dan rata (tanpa banyak ukiran) untuk mendukung konsep rumah minimalis modern yang simpel namun fungsional.

Tips Pemasangan agar Hasilnya Rapi dan Kuat

Agar skirting tidak mudah lepas dan mampu menutup celah ekspansi dengan sempurna, perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan Perekat Berkualitas: Gunakan sealant atau lem konstruksi yang memiliki daya rekat tinggi terhadap tembok dan material skirting.
  • Potongan Sudut 45 Derajat: Pastikan setiap pertemuan di sudut ruangan dipotong dengan sudut miring 45 derajat (mitre cut) agar sambungan terlihat menyatu dan tidak kasar.
  • Finishing Sealant: Gunakan sedikit sealant berwarna senada pada bagian atas skirting yang menempel ke dinding untuk menutup celah kecil akibat dinding yang mungkin tidak rata sepenuhnya.

Kesimpulan Mengenai Finishing Lantai SPC

Penggunaan skirting untuk lantai SPC adalah solusi mutlak untuk mengatasi masalah celah ekspansi dan melindungi dinding dari kerusakan fisik maupun kelembapan. Dengan pemilihan material yang tepat, ruangan tidak hanya terlindungi secara struktural, tetapi juga mendapatkan sentuhan akhir yang jauh lebih profesional dan elegan. Pastikan Anda mempertimbangkan aspek ketahanan material dan kesesuaian warna agar aksesoris ini dapat berfungsi maksimal dalam jangka waktu yang lama.

Other Blogs

Search PRoducts

Share