Keramik sering dipilih sebagai material lantai karena tampilannya beragam dan perawatannya praktis. Bahan ini memiliki kekurangan, yaitu permukaan yang mudah licin, terutama saat terkena air atau minyak. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko tergelincir. Salah satu langkah untuk mengurangi kelicinan ialah mengaplikasikan pelapis lantai keramik agar pijakan lebih aman.

Pelapis Lantai Keramik agar Tidak Licin
Fungsi utama pelapis ini adalah memperkuat cengkraman permukaan sehingga potensi terpeleset dapat ditekan. Material yang digunakan umumnya berupa cairan khusus, lapisan coating, ataupun bahan pelindung yang dirancang untuk menambah tekstur pada keramik.
Pilihan pelapis keramik yang memiliki efek anti-slip antara lain:
Lakukan Perawatan Anti Slip dengan Bahan Kimia
Salah satu cara membuat lantai keramik lebih aman adalah melalui perawatan anti slip. Menurut Slipnomore, langkah ini umumnya memanfaatkan larutan kimia khusus.
Zat tersebut bekerja dengan memodifikasi lapisan permukaan sehingga muncul tekstur yang lebih kesat dan memiliki daya pijak lebih baik. Produk sering digunakan antara lain stone grip maupun polish grip.
Jika masih ragu menentukan jenis perlakuan tepat, disarankan berkonsultasi dengan tenaga ahli agar hasilnya sesuai dengan karakter keramik yang dimiliki.
Gunakan Pelapis Anti Slip Bertekstur atau Berhasil Akhir Matte
Pelapis anti slip pada lantai keramik berfungsi meningkatkan daya rekat sehingga permukaan menjadi lebih aman ketika diinjak. Produk ini umumnya memiliki tampilan akhir berupa tekstur halus ataupun efek matte.
Salah satu pilihan banyak digunakan adalah pelapis ubin anti slip jenis deck grip yang mampu memperkuat cengkraman pada lantai, baik di area luar maupun dalam ruangan, termasuk balkon, tepi kolam renang, serta ruang memasak.
Penerapannya sesuai untuk berbagai permukaan keramik di lingkungan interior dan eksterior. Agar kinerjanya tetap optimal, lapisan pelindung tersebut biasanya perlu diperbarui secara rutin melalui pemeliharaan berkala.
Menggunakan Karpet
Keset atau permadani dapat dipilih sebagai pelapis lantai keramik untuk mengurangi permukaan licin. Cara ini praktis serta relatif ekonomis.
Material tersebut membantu mencegah insiden terpeleset karena memiliki dasar anti slip yang memberikan cengkeraman lebih kuat. Kehadirannya turut menurunkan potensi kecelakaan di area sering dilalui.
Menggunakan Lapisan Epoksi
Pelapisan epoksi berperan menurunkan risiko lantai menjadi licin. Menurut Collins Concrete Coatings, permukaan yang diberi campuran kuarsa, termasuk mika, cenderung memiliki daya cengkram lebih baik.
Pilihan material berbasis kuarsa lainnya, seperti batu pasir maupun travertin, juga dapat dipertimbangkan karena memiliki porositas tinggi yang menghasilkan tekstur lebih kasar. Sifat ini membantu menekan potensi lantai menjadi licin, meski tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan tergelincir.
Memasang Lantai Mengambang di Atas Keramik
Menurut informasi dari laman Zerorez, penggunaan lantai mengambang dapat membantu menekan potensi tergelincir. Material yang dipasang umumnya berasal dari laminasi maupun kayu solid.
Pemilihan jenis pelapis lantai keramik biasanya disesuaikan dengan preferensi serta ketersediaan biaya. Meski begitu, pemasangan lantai jenis ini berpotensi menimbulkan kerusakan pada permukaan keramik menjadi alasnya bila tidak dilakukan dengan teknik yang tepat.
Gunakan Larutan Cuka dan Air
Sifat asam pada cuka mampu merontokkan sisa kotoran yang membuat permukaan licin sekaligus memperbaiki daya pijak lantai. Larutan telah dicampur dengan air dapat dibaurkan secara merata menggunakan kain pel kering.
Meski demikian, beberapa jenis material lantai tidak cocok diberi campuran tersebut karena berpotensi menimbulkan noda, perubahan warna, atau kerusakan lapisan permukaannya.
Penggunaan pelapis lantai keramik anti-selip menjadi langkah praktis untuk menjaga keamanan ruang sekaligus mempertahankan tampilan permukaan tetap rapi. Dengan memilih produk berkualitas, mengikuti petunjuk aplikasi, serta melakukan perawatan rutin, permukaan keramik dapat lebih aman digunakan oleh semua penghuni tanpa mengurangi estetika ruangan.
